BANYUASIN tanggap
CVID-19

Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19

119 082 180 157 004 085 267 55 759

Covid dalam angka

Update terakhir : 25 Jul 2021 09:07:42

TOTAL POSITIF

1603

ISOLASI MANDIRI

166

DIRAWAT

15

SEMBUH

1322

MENINGGAL

100

BERGEJALA

0

TANPA GEJALA

0

TOTAL KASUS

1603

Peta Sebaran Kasus Covid-19 Kabupaten Banyuasin

Update terakhir : 25 Jul 2021 09:07:42

*) Positif (Jumlah Isolasi Mandiri + Dirawat + Sembuh + Meninggal)

Ketahui Risiko dari COVID-19

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan Novel Coronavirus 2019. Meski bergejala mirip dengan flu biasa, COVID-19 sampai saat ini memiliki fatalitas lebih tinggi. Virus ini juga menyebar dengan sangat cepat karena bisa pindah dari orang ke orang bahkan sebelum orang tersebut menunjukkan gejala.

Penting bagi Anda untuk menilai kondisi secara mandiri. Anda bergejala?

poster

Lindungi diri dan orang lain

Sampai saat ini COVID-19 belum memiliki vaksin, sehingga cara terbaik untuk tidak terinfeksi adalah dengan menghindari terekspos virus.

COVID-19 dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan kecil (droplet) saat batuk atau bersin. Maka yang bisa Anda lakukan adalah:
  • Sering cuci tangan dengan sabun atau hand-sanitizer
  • Hindari menyentuh wajah, terutama hidung, mulut, dan mata.
  • Bersihkan permukaan benda yang disentuh banyak orang
  • Social Distancing! Minimalisir kontak fisik dengan sesama
  • Jaga jarak 1-3 meter dengan orang yang sakit
  • Jika sakit, maka:
    1. Tinggal di rumah
    2. Gunakan masker

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan (F.A.Q)

Tidak hanya manula, bahkan generasi muda pun dapat tertular COVID-19 jika tidak menjaga diri. Biasanya, manula memang rentan terkena COVID-19 dikarenakan sistem imun tubuh yang sudah tidak seprima dulu. Selain itu, manula yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit pernapasan, atau penyakit parah lainnya memiliki kemungkinan besar untuk tertular COVID-19 akut..

Sebanyak 80 persen kasus COVID-19 bersifat "ringan", sehingga perawatan yang cukup dapat memulihkan mereka segera dalam waktu cepat. Namun, dikarenakan penyebarannya yang cepat, diimbau untuk tetap waspada pada penyebaran COVID-19. Jika Anda merasakan gejala-gejalanya, maka jangan ragu untuk menghubungi Hotline 024-3580713 atau ke fasilitas kesehatan terdekat..

Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) yang berawal dari 2003 dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) pada 2012 memang sama-sama menyerang pernapasan, sama seperti COVID-19. Meskipun disebabkan oleh jenis virus yang sama, COVID-19, dan MERS serta SARS memiliki jenis virus corona yang berbeda. Dari segi penularan, COVID-19 jauh lebih pesat dibandingkan SARS dan MERS.

Perlu. Karena ketika seseorang berada di luar rumah, akan ada banyak sekali ancaman penularan virus. Sesuai rekomendasi dari WHO, semua orang (baik yang sakit maupun yang sehat) perlu menggunakan masker. Masyarakat umum, dapat menggunakan masker berbahan dasar kain. Penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 (empat) jam. Setelahnya, masker harus dicuci menggunakan sabun dan air, serta dipastikan bersih sebelum dipakai kembali. Masker bedah atau masker N95 hanya untuk tenaga kesehatan (karena terbatas). Lindungi diri kita dengan cara : semua orang menggunakan masker saat keluar rumah

Ya. COVID-19 dapat menempel pada benda mati atau barang selama beberapa jam atau beberapa hari jika tidak secepatnya dibersihkan dengan disinfektan. Akan tetapi, ketahanan COVID-19 menempel pada satu benda tergantung dari beberapa faktor seperti suhu, kelembapan, dan jenis permukaan. Sesudah membersihkan barang yang terpapar COVID-19 dengan disinfektan, segera bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

Hingga saat ini, vaksin dan obat untuk COVID-19 masih dalam tahap penelitian. Pengobatan masih berupa pengobatan suportif.

WHO menyatakan bahwa COVID-19 tidak dapat ditularkan dari hewan peliharaan apapun, baik anjing maupun kucing. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung penyebaran COVID-19 lewat hewan peliharaan. Namun Anda tetap perlu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan.

Tidak merokok dan tidak menggunakan masker berlapis-lapis. Jika Anda memang mengalami gejala-gejala COVID-19, segera hubungi Hotline 024-3580713 atau laporkan diri ke rumah sakit rujukan virus corona.

Tidak. Antibiotik tidak dapat melawan virus, melainkan hanya melawan infeksi bakteri. COVID-19 disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidak efektif. Antibiotik tidak boleh digunakan untuk mencegah atau mengobati COVID-19. Antibiotik hanya digunakan sesuai arahan dokter untuk mengobati infeksi bakteri.